
Thursday, September 22, 2011
Marriage is....

Wednesday, August 24, 2011
Engkau yang sedang terluka oleh duri cinta,
Sini ... datanglah mendekat kepadaku ...
Cinta itu seperti mawar,
yang bukan mawar jika ia tak berduri,
dan bukan cinta jika ia tak mengenalkanmu
kepada kepedihan.
Cinta itu tak harus buruk untuk memedihkan hati,
karena bahkan keindahan dari kerinduan dalam cinta pun –
pilunya tak tertandingi oleh setajam-tajamnya sembilu.
Cinta …
Lebih baik mencintai yang tak bisa kau miliki,
daripada memiliki yang tak bisa kau cintai.
-Mario Teguh-
Friday, August 19, 2011
Air mengalir mencari relung yang sesuai baginya,
dan yang kemudian dibentuknya menjadi danau.
Api merambat mencari reranting kering
yang memarakkannya, dan yang kemudian
dihanguskannya sebagai tanda bahwa ia pernah ada.
Keputus-asaan menggerus dinding hatimu,
yang memanjangkan ratapan yang mencegahmu
untuk bangkit dan memenangkan kehidupan
yang dewasa dan mandiri.
Seharusnya, kesedihanmu tak tampak di balik kegagahan jiwamu.
Sana, bangkitlah.
Buatlah Ibumu bangga.
`Mario Teguh`
Wednesday, July 20, 2011
cahaya bulan
Akhirnya semua akan tiba pada suatu hari yang biasaPada suatu ketika yang telah lama kita ketahui
Apakah kau masih selembut dahulu
Memintaku minum susu dan tidur yang lelap
Sambil membenarkan letak leher kemejaku
Kabut tipis pun turun pelan pelan di Lembah Kasih
Lembah Mandalawangi
Kau dan aku tegak berdiri
Melihat hutan-hutan yang menjadi suram
Meresapi belaian angin yang menjadi dingin
Apakah kau masih membelaiku semesra dahulu
Ketika kudekap
Kau dekaplah lebih mesra
Lebih dekat
Apakah kau masih akan berkata
Kudengar detak jantungmu
Kita begitu berbeda dalam semua
Kecuali dalam CINTA
[cahaya bulan - puisi - GIE]
Friday, July 01, 2011
aku ingin mencintaimu dengan sederhana

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada
by : Sapardi Djoko Damono
Thursday, June 23, 2011
Whatever will be, will be
When I was just a little girl
I asked my mother, what will I be
Will I be pretty, will I be rich
Here's what she said to me.
...Que Sera, Sera,
Whatever will be, will be
The future's not ours, to see
Que Sera, Sera
What will be, will be.
When I was young, I fell in love
I asked my sweetheart what lies ahead
Will we have rainbows, day after day
Here's what my sweetheart said.
Que Sera, Sera,
Whatever will be, will be
The future's not ours, to see
Que Sera, Sera
What will be, will be.
Wednesday, May 25, 2011
cintailah cintaku
tidak ada kata-kata yang tepat untuk mengungkapkan isi hatiku padamu
tidak ada lukisan yang pantas untuk menggambarkan perasaanku
tidak ada mimpi yang sesuai untuk memimpikan semua harapanku
tentangmu, tentang kita..
para pujangga berkata dengan manisnya
filsuf terkenal berkata dengan bijaknya
mereka bercerita tentang cinta
aku bukan pujangga, aku bukan filsuf..
namun aku dapat membuatmu percaya bahwa cinta itu ada, cinta itu nyata..
aku datang membawa cinta, bukan cerita
kata-kataku mungkin tidak tepat, tidak manis dan tidaklah bijak
tapi aku dapat membuktikannya..
lukisan hatiku mungkin tidak sesuai, tapi itulah kenyataannya
aku tak ingin bermimpi, yang aku inginkan cinta
cintailah aku,,cintailah cintaku