Showing posts with label love. Show all posts
Showing posts with label love. Show all posts

Tuesday, April 24, 2018

Surat untuk Calon Pengantin Anak

Jakarta, 22 April 2018


Dear adik-adikku tersayang,

Sebagai kakak, saudara yang mengetahui bahwa engkau akan menikah muda, di usia sekolahmu, aku tentu sedih. Mengapa kau korbankan masa sekolahmu untuk sebuah perkawinan, yang bahkan engkau sendiripun tidak mengetahui apa hakikat sesungguhnya.

Dek, masa kanak-kanakmu itu untuk sekolah, untuk belajar, untuk mewujudkan semua mimpi-mimpi indah dan harapan-harapan baik. Lakukan itu!

Sesungguhnya perkawinan itu bukan sebuah permainan peran yang dulu kau mainkan saat bocah. Bukan sekedar; 'aku jadi ibu, dia jadi bapak dan mereka yang jadi anak-anaknya.' Bukan, bukan permainan peran seperti itu. Perkawinan yang sesungguhnya jauuuhhh lebih rumit dari itu. Usiamu belum pada tahap yang baik untuk melakukannya. Demi kesehatanmu, demi perkembangan mentalmu.

Dek, mungkin ibu bapakmu memaksamu menikah. Kata mereka, ini demi masa depanmu. Agar kamu tidak selalu berada dalam situasi miskin yang berkepanjangan. Tahukah kamu dek, kamu masih berhak untuk tetap menjadi anak-anak. Tetap menikmati menikmati semua hal yang seharusnya dinikmati anak-anak, antara lain; pendidikan. Pendidikan itu jugalah dek yang bisa mengeluarkan kamu dari kemiskinan itu sebenarnya.
Kamu harus berjuang untuk pendidikanmu jika kamu ingin keluar dari kemiskinan. Hanya pendidikan yang mampu mengeluarkanmu dari kemiskinan, bukan perkawinan!
Perkawinan akan makin membuatmu terseret ke dalam kemiskinan yang terus menerus.
Dengan pendidikan, kamu bisa mengeluarkan dirimu dan keluargamu dari kemiskinan. Bahkan kamu bisa mengentaskan kemiskinan di masyarakatmu, daerahmu, dan negara Indonesia yang kita cintai ini.

Dek, belajar yang giat. Sekolah setinggi-tingginya. Raih dan manfaatkan semua kemampuan yang kamu bisa. Sesungguhnya dek, pendidikan adalah investasi terbaik yang bisa kamu lakukan. Investasi yang tidak ada kata merugi.

Dek, semoga surat ini bisa membuka pikiran dan cakrawalamu tentang guna pendidikan untuk masa depanmu. Semoga dengan membaca surat ini, kamu tidak menjadikan perkawinan sebagai satu-satunya jalan keluar yang bisa kamu tempuh untuk semua permasalahan hidupmu saat ini. Semoga kamu juga bisa memberikan pengetahuan untuk ibu dan bapakmu agar mereka tidak cepat-cepat menikahkanmu.

Teriring doa dan harapan-harapan baik agar kamu dapat menjadi anak bangsa yang membanggakan dan bermanfaat untuk keluarga, masyarakat, bangsa dan negara.


Salam sayang dari saudara perempuanmu, yang selalu mencintaimu.
Triana Komalasari


Thursday, March 08, 2018

Bercerita Kisah Cinta antara Cinta-Rangga dan Tita-Adit

Dua tahun yang lalu akhirnya AADC2 tayang, setelah 14 tahun kemunculan AADC. Pada masanya, pasangan Cinta dan Rangga ini selalu sukses bikin anak remaja seusiaku dulu baper. Bahkan tidak jarang remaja putri menjadikan Rangga sebagai salah satu kriteria cowo pilihannya.
Setelah AADC2, banyak yang kembali bernostalgia dengan kisah cintanya Cinta dan Rangga. Bahkan saya dan beberapa teman SMA sampai melakukan perjalanan ke Jogya guna melakukan napak tilas pertemuan kembali Cinta dan Rangga. So insane but fun, haha.. 

Back then, film AADC2 saya tunggu dengan penasaran yang teramat sangat ternyata tidak terlalu sukses memenuhi perasaan cinta yang membuncah seperti zaman saya SMA saat menonton AADC pertama kalinya.
Hmmm,, sempat berpikir apakah karena saya bukan lagi remaja naif?
Terlepas dari semua perkiraan yang sempat bersliweran, film tersebut sukses membawa nostalgia masa remaja. Dan nostlagia akan Jogya dan genk nya Cinta tentu saja.

2 tahun berselang, akhirnya muncullah Eiffel I'm in Love 2. Sebuah film yang dulu tayang ga jauh berselang dari penanyangan AADC. Juga sama-sama sukses menjaring penonton remaja. Film-film ini memang termasuk dalam jajaran film bagus dalam kebangkitan kembali perfilman Indonesia yang sebelumnya sempat mati suri lama.

Berangkat dari keinginan untuk nostalgia, hal yang sama yang terjadi saat kemunculan AADC2, maka saya akhirnya menonton Eiffel I'm in Love 2.
Berbeda dari AADC2, saya sempatkan untuk nonton AADC sebelum menonton AADC2, saat menonton Eiffel I'm in Love 2 ini, saya tidak mendahuluinya dengan menonton film Eiffel I'm in Love terlebih dahulu. Jadi, ada beberapa tokoh yang harus saya ingat-ingat kembali keberadaannya di film sebelumnya. Untungnya ingatan saya masih dalam kondisi yang baik. Hehe...


Dari segi acting kedua pasangan ini tentu saya lebih mengidolakan pasangan Cinta Rangga. Tidak ada alasan, lebih karena saya mengidolakan keduanya sejak lama saja sebenarnya.
Namun dari keseluruhan cerita film nya, dimana keduanya sama-sama merupakan kelanjutan dari film dengan judul yang sama belasan tahun sebelumnya, saya lebih menyukai film Eiffel I'm in Love 2.

Ada cerita yang lebih kuat mengapa Tita dan Adit masih mempertahankan kisah cinta mereka walau jarak dan waktu terentang begitu jauh. Alasan mengapa belum juga menikah sampai 12 tahun berselang setelah mereka mulai berpacaran juga masuk akal. Ada kisah perjuangan cinta dan saling pengertian yang sangat besar diantara keduanya. Walau pertengkaran kocak khas mereka masih ada di film lanjutannya.
Bahkan saat Adit mengatakan belum bisa menikahi Tita tahun ini, alasannya pun saya pahami dan saya maklumi.

Dalam kisah cinta Cinta dan Rangga, ada alasan yang bagi saya tidak bisa diterima akal mengapa mereka berdua putus begitu saja setelah 5 tahun kisah cinta LDR mereka. Bahkan bagi Cinta dan genk nya, alasan Rangga meninggalkan Cinta dan menimbulkan luka berkepanjangan di hati Cinta pun tidak bisa serta merta mereka terima begitu saja. Lucunya (disini yang menurut saya tidak masuk akal), betapa Cinta yang begitu terluka, akhirnya dalam kisah sehari semalam saja di Jogya, dia bisa mengubah keputusan hidupnya.
Cinta bahkan meninggalkan tunangannya dan pergi ke New York menyusul Rangga. Hmmm,, kelemahan khas perempuan kentara disini. Entah mengapa, saya malah tidak menyukainya.

Terlepas dari semua opini yang saya tuliskan di atas, saya menyukai keduanya. Kedua film ini memberikan perasaan nostalgia yang menyenangkan. Film ini saya rokemdasikan jika ada yang menanyakan, film romantis apakah yang harus ditonton.

Tulisan ini murni opini saya sebagai penikmat film. Saya bukan reviewer profesional yang memang bertugas mengomentarinya. Jadi, silahkan saja bila ada pendapat lain selain ini. Sesungguhnya film-film ini memperkaya khasanah perfilman Indonesia. Jadi tontonlah agar film Indonesia bisa berjaya di negaranya sendiri :)

Wednesday, October 11, 2017

Mom's Birthday

Ada kata yg tak terucap.
Ada rindu yg tak terjawab.
Dalam bait doa, semoga cinta terus tercipta.

Terimakasih Tuhan karena telah meniupkan ruh pada perempuan pahlawan ini 63 th yll.
Terimakasih karena menjadikan ia sbg ibuku.

Kini, jagalah dia seperti beliau menjagaku dulu semasa kecil.
Titip rinduku yg membuncah padanya.
Katakan jg padanya bahwa aku baik2 saja.

Terimakasih Tuhan, aku tau Engkau Maha Baik.





Thursday, October 05, 2017

Friends of Mine

Kalau kamu mau tau seperti apa seseorang, liat saja teman2 nya.
Teman adalah cerminan.

Jadi, siapa bilang ga boleh milih2 teman?
Justru kita harus memilih teman yg bisa bersinergi baik dg kita.
Menjadikan kita org yg makin baik setiap harinya.
Yg bukan hanya bersama mereka kita bisa move on tapi jg bersama mereka kita terus move up.

I love you friends 😘😘
Love you to the moon and flying together with love.
Because of you all, I believe I can fly 💃🐣🐦

Thursday, January 12, 2017

La La Land (Film)

This is my first film that I watched in 2017.
A film with my name.
A film that can makes me think again about my future. How should I do the best choosing for lives my dreams on. 

La La Land is a 2016 American romantic musical comedy-drama film written and directed by Damien Chazelle and starring Ryan Gosling, Emma Stone, John Legend and Rosemarie DeWitt. The plot follows a musician and an aspiring actress who meet and fall in love in Los Angeles. The film's title is a reference both to a nickname for the city of Los Angeles and to the idiom for being out of touch with reality. La La Land had its world premiere at the Venice Film Festival on August 31, 2016, and was released in the United States on December 9, 2016, by Summit Entertainment.*

Film ini berkisah tentang dua orang, perempuan dan laki-laki yang sama-sama memiliki mimpi besar di dalam hidupnya. Si perempuan untuk menjadi artis terkenal, si laki-laki dengan mimpi untuk memiliki sebuah club jazz yang ramai pengunjung, diminati semua orang dan mampu menghidupkan kembali musik jazz yang menurutnya sudah mulai sekarat. Orang-orang biasa dengan mimpi yang luar biasa.

Dalam pertemuan-pertemuan yang tidak disengaja, akhirnya mereka menjadi sepasang kekasih dan saling menyemangati untuk menghidupkan mimpi-mimpi mereka. Mimpi besar yang untuk sebagian orang menjadikan mereka seperti orang yang aneh, terlalu menghayal dan berlebihan. Tapi itulah hidup, kita akan lebih hidup ketika kita bermimpi dan berusaha mewujudkan mimpi kita tsb. Mimpi pulalah yang terkadang mampu untuk membuat kita bertahan walaupun keadaan sudah sangat sulit, bahkan hampir mustahil.

Kisah berlanjut, sampai pada ending film, dimana mereka mampu mewujudkan mimpi mereka masing-masing. Yaaa, mimpi untuk menjadi artis terkenal dan pemilik club jazz yang banyak peminatnya.
Happy ending untuk semua, kecuali untuk kisah cinta mereka.

Banyak pelajaran berharga bisa dipetik dari film ini. Tentang bagaimana seharusnya membina hubungan, mendewasa bersama pasangan, bukan malah saling menyalahkan dan mengecilkan.
Tentang bagaimana menghidupkan mimpi, membakar semangat untuk tetap mampu berdiri ketika semua orang bersekongkol menjatuhkan kita. Ketika memaknai hidup akan lebih bermakna saat kita bisa saling mendukung.

Menurut saya, film ini layak untuk ditonton. Dengan cerita yang saling menjalin dan kuat, penjiwaan karakter para pemain, serta hal lainnya, tidak heran film ini memenangkan banyak penghargaan.
And because of that, I think I don't need to makes reviews more longer than this because you should watch this film by yourself. 
Enjoy!


*https://en.wikipedia.org/wiki/La_La_Land_(film)

Friday, November 25, 2016

Best Friends

Karena sahabat itu bukan bayangan yang hanya ada saat terang, mengikuti kemanapun kau pergi dan menghilang saat gelap datang.
Sahabat itu bagai bintang.
Walau jauh, tapi sinarnya mampu menerangi dan menghibur hati.
Kadang ia tak tampak, namun sesungguhnya dia tetap ada disana, selalu menemani saat terang dan gelapmu.

Tuesday, September 06, 2016

Tiga Dara

Tiga Dara adalah sebuah film komedi musikal berbahasa Indonesia tahun 1957 yang dibintangi oleh Chitra Dewi, Mieke Wijaya, dan Indriati Iskak. Disutradarai oleh Usmar Islmail untuk Perfini. Diproduksi menggunakan dana pemerintah dan ditulis dalam upaya membangkitkan Perfini dari keterpurukan, Tiga Dara ditujukan untuk komersial meskipun Ismail tidak setuju dengan karya-karya semacam itu. Setelah dirilis pada bulan Agustus 1957, film tersebut meraih ketenaran yang tinggi, meluncurkan karier-karier para bintangnya, masuk box office tertinggi dari film Perfini manapun, dan ditayangkan di bioskop-bioskop kelas satu. Namun, meskipun Tiga Dara ditampilkan di Festifal Film Venesia 1959 dan meraih Tata Musik Terbaik di Festifal Film Indonesia 1960, Ismail menganggap karya tersebut melenceng dari visi awalnya untuk Perfini.*




Mulai 11 Agustus 2016, Film Tiga Dara yang sudah direstorasi kembali ditayangkan di bioskop-bioskop di tanah air. Dari film ini kita bisa melihat bagaimana kehidupan di Jakarta pada masa itu.

Suasana kota yang tenang dan tidak hiruk pikuk seperti sekarang, masa 60 tahun setelahnya. Banyak tempat yang ditampilkan di dalam film itu yang mungkin juga akan kita tebak, kira-kira dimana letaknya dan bagaimana kondisinya saat ini.

Namun demikian ada suatu yang khas dari situasi yang terjadi saat itu yang masih sangat relevan saat ini. Bahwa urusan jodoh bagi perempuan adalah juga merupakan urusan keluarganya, bukan urusan pribadinya semata. Bahkan sebuah doktrin bahwa kebahagiaan perempuan itu akan lengkap jika dia menikah dan punya anak juga ada pada masa ini. Hal ini membuat saya berpikir, apakah selama 60 tahun ini, masyarakat kita tidak berubah? Maksudnya tentu saja dalam urusan jodoh itu dan segala kompleksitasnya.

Secara keseluruhan, cerita dari Tiga Dara begitu khas dan dekat dengan kita. Jadi tidak perlu berkerut kening dan sudah payah berpikir dalam menerjemahkan film ini. Film ini segar, walaupun ditonton dalam masa 60 tahun setelah waktu terbitnya yang pertama. Banyak juga adegan yang lucu menggelitik, sehingga kita terpancing untuk tertawa. 

Penonton juga akan mendapatkan kejutan karena di tengah-tengah adegan, tiba-tiba pemain menyanyi dan berjoget sesuai dengan nyanyian yang dinyanyikannya. Yaa, film ini memang film musikal. Keren pastinya.

I recomen you to watch this film on theater, as soon as possible. Ga rugi! Tontonlah sesegera mungkin sebelum film nya turun tayang yaa..



*from: https://id.wikipedia.org/wiki/Tiga_Dara

Sunday, March 20, 2016

Dear God

Mungkin, yang pergi dengan kenangan indah itu CINTA,
Namun yang datang dengan komitmen itu JODOH.

Mungkin, yang menggelisahkan hati itu BERHARAP,
Namun yang menentramkan hati itu YAKIN.

Mungkin, yang tak bisa dilupakan itu MASA LALU,
Namun yang bisa kita ubah itu HARI INI.

Mungkin, yang menyesakkan dada itu CEMBURU,
Namun yang melegakan dada itu IKHLAS.

Memang berat untuk melupakan dirinya, yang pernah memberikan warna dalam hidup, yang pernah memercikkan cinta dalam hati. Namun, waktu yang akan menjawab.

Siapa belahan jiwa sebenarnya yang Dia anugerahkan untuk menjadi tempat yang halal untuk menambatkan hati juga
mengekspresikan segala warna cinta.

Ya Rabb Ya Tuhan kami…
Berilkanlah kami pasangan yang terbaik di sisiMu. Terbaik untuk urusan agama, urusan dunia dan akhirat kami.

Aamiin Ya Rabbal'Aalamiin

Saturday, February 06, 2016

Lelah Merindu

Kembali, aku memasukkan dirimu ke dalam kotak memoriku.
Cukup sudah seharian ini kau bermain-main di dalam pikiranku.
Jauh di ruang tersembunyi hatiku, memang masih ada kamu.
Namun realita tidak seperti harapan di dalam doa.
Hai kamu, sesungguhnya aku lelah merindu.

Friday, December 25, 2015

Happy

Judge nothing, you will be happy.
Forgive everything, you will be happier.
Love everything, you will be happiest.

Wednesday, October 28, 2015

Dedicated to girls




1.     Not every girl wants to get married by 23. So before you ASSUME she's of marriageable age, ask her what her views on marriage are. One hint, might save you the drama- just because she does not want to get married now does not mean she never will. She has other plans for herself right now, let her live a little.
2.    Just because a girl wishes to do her PhD after Masters does not mean she doesn't want to settle down in life. Give her a break, and respect the fact that she has the confidence to take that up, cos yeah, PhD is no joke. There will come a point when she would happily devote herself to her family, and balance it out with her work life. Her degrees, or lack of them, won't make any difference. Let her study while she wants to, okay?
3.    Just because she is 27 and unmarried does not mean she's been rejected by many men. Maybe, being single is a choice she has made.
4.     Having a boyfriend does not make her characterless.
5.     Just because she has recently gone through a break up doesn't mean she is vulnerable and available.
6.   Just because most of her friends are boys, does not mean she is "having a good time" with all of them.
7.     Just because she has a drink in her hand does not mean she is an alcoholic.
8.     Just because she wore a short skirt to one party does not mean she dresses up that way every day.
9.     Just because she is ambitious doesn't mean she isn't a family person.
10.  Just because she doesn't discuss her plans doesn't mean she's clueless about life. Give her a chance, alright?
11.  Just because she is outspoken doesn't mean she is a rebel.
12. Just because she comes home late from work does not mean she is sleeping around with her colleagues.
13.  After a hectic week, give her some time to relax over the weekend. Don't make that one weekend party make her look like a she's a frivolous party-girl without a job.
14. Just because she is out shopping alone does not mean she is depressed or lonely. It's how she relaxes, respect that.
15.  Just because she is on a holiday alone does not mean she doesn't have company. Maybe it's a break to get back her lost confidence, or maybe that's how she is. Admire her spirit instead of giving her advice, okay?
16.  Just because she is a woman doesn't mean she can't kick ass in military school.
17. Just because she has a tattoo doesn't mean she is attention seeking. Maybe that's her way of expression.
18. Just because she doesn't know how to cook doesn't mean she won't make a good wife. Remember when you were just married and cooked chicken curry which was um, a disaster?
19. Just because she likes everything pink and shiny and fluffy doesn't mean she lives in her own world. She can handle some situations much better than her male counterparts.
20. Just because she is pretty does not mean she is a whore. And just because she is friendly does not mean she is flirting with you.
     Yes, we cry, we are emotional; we take things personally, and sometimes over-react to situations. But this does not give any one the right to judge us in the wrong way. Times are changing; don't confine her within those boundaries, no matter how orthodox you are. There are some who might be fighting this losing battle, yet compromising on their decisions and plans, just to please society. Respect!



By Kanitha Kan
Credit to Womansera

Tuesday, May 19, 2015

Do you love me?

Seharusnya, seorang pecinta akan tau semua detil hal yg dicintainya.
Seharusnya, seorang pecinta melakukan hal itu dg segenap jiwa raganya.
Bukan sbg beban. Dan tanpa paksaan.

Namun bila sang pecinta, ternyata tdk tau apa yg menjadi kesukaan, hal yg tidak disukai, bahkan data diri yg seharusnya dia hapal di luar kepala, apakah dia pantas disebut sang pecinta?

Tak kenal maka tak sayang.
Jika kau menyayangi sesuatu, maka sudah seharusnyalah mengenalnya.
Luar dalam. Dengan hati dan pikiran. Jiwa dan raga.

Do you love me?

Hanya kalimat itulah yg akhirnya terucap jika pecinta melupakan hari lahir orang yg dicintainya. Tidak tau makanan kegemarannya. Dan memaki dg keras atas kesalahan yg sebenarnya justru milik dirinya.

Cinta tidak seperti itu kawan.

Wednesday, June 18, 2014

Hujan bulan Juni

Tak ada yang lebih tabah dari hujan bulan Juni
Dirahasiakannya rintik rindunya kepada pohon berbunga itu
Tak ada yang lebih bijak dari hujan bulan Juni
Dihapusnya jejak-jejak kakinya yang ragu-ragu di jalan itu
Tak ada yang lebih arif dari hujan bulan Juni
Dibiarkannya yang tak terucapkan diserap akar pohon bunga itu

by : Sapardi Djoko Damono (1989)

Tuesday, March 18, 2014

Masih untuk dia

Titip dia ya Allah,
Jaga dia seperti Engkau menjaga ku
Selalu sabarkan dia,
Bangunkan dia ketika adzan subuh Mu memanggil.
Karena setiap hari hati ingin sekali bertanya, bagaimana ia bisa memulai hari jika melewatkan subuhnya?

Ingatkan dia untuk pulang ke rumah saat maghrib Mu berkumandang
Dekap dia dalam sujudnya sebelum tidur
Biarkan dia terjaga dalam tahajjudnya di malam hari hanya untuk meminta petunjuk Mu.
Dan ketika meragu, bisikkan kepada nya untuk segera beristikharah.
Karena sungguh aku tidak bisa menjangkaunya

Jadikan dia pribadi yang hebat yang bisa menguatkan aku kelak...
Jadikan bahunya satu-satunya tempat aku bersandar...
Jadikan tangannya satu-satunya yang menghapus air mataku..
Jadikan dekapannya yang paling menenangkan aku..
Jadikan dia Ayah yang hebat bagi anak-anak ku kelak..

Lalu aku mohon, ya Allah..
Kuatkanlah kedua tangannya untuk mencari rizqi Mu..
Jangan ganti senyum manisnya dengan amarah, karena disitulah separuh kekuatanku

Meski mungkin sekalipun aku belum pernah mengenalnya,
meski hatiku menerka-nerka wajahnya, warna bola matanya, dan siapa namanya.
Entah dia datang dari masa lalu atau memang benar-benar orang yang baru yang akan aku kenal..
Katakan kepadanya, aku menunggunya...
Selalu dalam tiap sujudku, aku mendoakannya...

Sampaikan salam ku untuk dia yang akan mendampingiku kelak, ya Allah.
Untuk dia yang nantinya hanya satu-satunya lelaki yang aku cintai dan mencintai aku.

Katakan kepadanya, bahwa setelah mendoakan kedua orang tuaku dan keselamatan diriku, doaku tak pernah putus untuknya..
Dalam hajat ku, istikharah ku, juga tahajjudku..
Aku menunggu imam hatiku menemukan aku.
Dia satu-satunya lelaki yang selalu aku doakan untuk menjadi pendamping hidupku...
Ya Allah, jangan pernah bosan mendengarkan doa hamba, yang masih untuk dia.



*a poem from my friends

Thursday, March 06, 2014

Kusebut Namamu, Ibu

Ibu, engkau adalah sebuah kisah tentang malaikat yang tidak akan pernah selesai kami ceritakan.
Cintamu adalah bait-bait doa yang selalu engkau sampaikan pada Tuhan saat hening, saat diam.

Ibu, engkau adalah kecantikan alami semesta raya.
Engkau adalah cermin kehidupan.
Lewat senyummu aku mengerti arti perjuangan.

Ibu, rinduku merambati jarak yang menjejak di udara.
Rindu untuk selalu berdekatan denganmu, tak lagi diijinkan oleh dimensi ruang dan waktu.
Kiranya, doaku yang terlantun menembus awan itu, sudahkan mengetuk pintu surga dan mengecup keningmu?

Ibu, dibentang garis cakrawala senja kali ini, ijinkan aku memohon pada Sang Pencipta agar di sisa hidupku ini hanya menjadi doa untukmu.

Thursday, September 12, 2013

Memiliki Kehilangan

Aku menyukai malam. Tapi aku tidak akan menghilangkan matahari.
Aku menyukai sungai. Tapi aku akan tetap membiarkannya mengalir menuju lautan.

Memiliki kehilangan berarti merelakan dan melepaskannya.
Memiliki kehilangan berarti percaya dengan sepenuh jiwa.

"Rasa kehilangan hanya akan ada, jika kau pernah merasa memilikinya."

Thursday, March 28, 2013

Handphone


kamu adalah alasan aku tertidur dengan masih memegang handphone dalam genggaman tanganku
dengan senyum yang mengembang di bibirku
malam cintaku
jika handphone mu masih dalam genggaman saat kau tidur malam ini
aku harap alasannya adalah aku
tidurlah yang lelap dan jangan mimpikan aku
karena bermimpi akan mengurangi kualitas tidurmu
ingatlah kalau handphone ku masih selalu kupegang
sms saja aku dan katakan kau ingin bertemu
aku akan datang
utuh sebagai aku bukan khayalan dalam mimpimu


Wednesday, February 06, 2013

Pangeran Senja






Senja ini begitu indah.
Karena dia terjebak antara merelakan surya atau menolak sang malam. 
Seperti kita, manusia dan pilihan.

Apa kabar masa lalu ketika masa kini begitu cepat berlalu? 



Rintik hujan menyisakan sebait kisah. 


Tentang dinginnya peluk, tentang waktu yang kian gelisah, tentang kita.


Adalah namamu yang ditiupkan angin laut. 
Semilir, menyapa daun telingaku. 
Riuh. 

Mengingatkanku pada nyaman hangat lingkar peluk tempat dimana rindu berpulang.



Ingatlah aku selayaknya mimpi.


Malam ini aku 'kan menjagamu dengan doa. 
Dan nanti pada saatnya, aku menjagamu dengan peluk.
Bila kita telah sama-sama lelah, dan rindu untuk saling bersandar.




Thursday, January 03, 2013

Rindu

Mendung memeluk senja sore ini, erat. 
Hari mulai menepi serupa menghirup sisa ampas kopi, pekat. 
Malam menderu hinggap seiring dengan rindu yang menggebu, sangat.

Hai kamu, yaaa.. kamu!
Seseorang yang hanya bisa kukirimi isyarat sehalus udara, langit, awan, ataupun rintik hujan bila aku rindu.
Bergegaslah mendekat, cepat.
Kali ini waktuku tak lagi banyak, sesingkat senja yang beranjak malam.
Kemari, sambutlah rentang pelukanku ini, hangat. 
Seiring dengan rinduku yang kian memekat.

Wednesday, January 02, 2013

Going Home





kadang, 
ketika kau mengeluh atas apa yang kau alami, 
atas kegalauan dalam kehidupanmu, 
atas situasi tidak mendukungmu sama sekali, 
atas ketiadaan teman yang seharusnya menjadi teammu, 
atas cinta yang tidak pernah berpihak kepadamu,
dan atas semua hal yang menimbulkan keputusasaanmu, 
kau tak tahu kemana harus melangkahkan kaki.


padahal,
kapan pun kau kembali, 
mereka selalu merengkuhmu hangat--tanpa kau minta.. 

keluarga, 
ya, begitulah orang-orang biasa menyebutnya.. 


ketika langkah tak tentu arahnya, 
pulanglah.. 
ke tempat akarmu tumbuh.. 


ada cinta di sana.. 


tak bersyarat..